Gerrit de Raadt pemegang rekor JKT-SBY naik motor cuma 10 jam - Sisi Sejarah


Zaman sekarang dari Jakarta ke Surabaya mungkin sudah tidak sesusah dulu,apalagi setelah adanya jalan tol trans jawa.Tapi kalau naik motor Jakarta-Surabaya,tidak aneh juga dilakukan di zaman sekarang baik dalam acara touring,mudik,atau sekedar pulang kampung.

Kembali ke zaman dulu,naik motor Jakarta-Surabaya adalah sebuah prestasi tersendiri dan berkali-kali dilakukan oleh biker-biker bernyali.Rutenya pun berbeda dengan sekarang,menggunakan jalan Raya Pos  yang tidak seluruhnya melewati Pantura,tapi dari Jakarta harus belok dulu melewati Bogor-Bandung-Cirebon dan baru gas terus via pantai utara.Pada masa itu memang jalanan tidak seramai sekarang.Tapi jelas medannya juga jauh berbeda dengan sekarang,jalannya masih berupa bebatuan,tanah dan membelah hutan.

Tidak ada pom bensin,bengkel atau tukang tambal ban jika motornya mengalami kendala.Belum lagi ada kisah bertemu hewan liar dan ingat lagi,pemecah rekor ini orang bule.Rekor Gerrit de Raadt yaitu naik motor dari Jakarta-Surabaya selama 10 jam 1 menit ini terlaksana pada 18 Agustus 1932 dengan motor Rudge Ulster.

Diproduksi pada tahun 1929 hingga 1932,Rudge Ulster memiliki mesin 500cc yang dianggap terkencang pada masanya.Top speed yang bisa digapai mesin jadun ini hingga 90 mph yang setara dengan 140km/jam.

Ia nekat mendatangkan mesin terkencang ini karena tidak rela rekornya dipecahkan.Memang Gerrit adalah orang pertama yang mencatatkan rekor Batavia-Soerabaija pada 7 Mei 1917 dengan waktu tempuh 24 jam 45 menit dengan sepeda motor Reading.Saat itu,bisa touring Batavia-Soerabaija dengan sepeda motor memang menjadi prestasi yang membanggakan.

Pemegang rekor Jakarta-Surabaya sering berpindah tangan dan catatan waktunya semakin terpangkas.Baru setelah Gerrit de Raadt mencatatkan waktu 10 jam 1 menit,angka ini belum ada yang memangkas

Comments

Post a Comment